Esai tentang Pentingnya Pendidikan Berkemajuan di Indonesia



Pentingnya Pendidikan Berkemajuan di Indonesia

Oleh I. Noor Khafidzin

Pendidikan adalah pondasi dasar yang utama dalam kehidupan bernegara. Pendidikan yang bagus akan melahirkan generasi penerus bangsa yang berkompeten dalam bidangnya. Sehingga kondisi bangsa akan terus mengalami perbaikan dengan adanya para generasi penerus bangsa yang mumpuni dalam bidangnya. Hal tersebut tersebut tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan  tujuan nasional adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional tersebut. Pendidikan merupakan faktor utama yang sangat menentukan. Negara berkewajiban untuk mewujudkan kecerdasan bangsa dengan berbagai upaya. Salah satunya adalah dengan menjamin hak-hak warga negara untuk mendapatkan pendidikan secara layak.

Berdasarkan data World Education yang diterbitkan dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang dipublikasikan oleh theguardian pada tahun 2010 disebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-57 dari 65 negara di dunia. Hal tersebut menandakan bahwa pendidikan di Indonesia masih tertinggal dengan negara lain.

Berbicara tentang pendidikan di Indonesia, tidak akan luput dari pemikiran krisis pendidikan yang disebabkan oleh krisis ekonomi di Indonesia pada tahun 1998. Ditambah dengan krisis ekonomi global yang menyebabkan rupiah melemah yang baru-baru ini terjadi, sangat berdampak pada semua bidang termasuk bidang pendidikan

Dilansir oleh Pikiran Rakyat pada tahun 2017, tercatat ada 4,1 juta anak Indonesia berusia 6-12 tahun tidak bersekolah. Hal ini disebabkan karena mahalnya biaya pendidikan di Indonesia. Belum lagi anak-anak yang putus sekolah di Indonesia yang jumlahnya tergolong cukup tinggi. Putus sekolah diakibatkan karena faktor sosial dan faktor lingkungan yang mengesampingkan  pendidikan.

Banyaknya generasi penerus yang tidak bersekolah atau menuntut ilmu akan membuat Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia semakin tertinggal jauh kualitasnya dengan negara-negara lain. Malaysia dan Singapura dalam sistem ujian sekolahnya sudah menggunakan sistem Oxford dan Cambridge. Berbeda dengan Indonesia yang masih bergulat dengan Ujian Nasional.

Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia juga dari masalah efektivitas, efisiensi dan standarisasi pengajaran. Metode pengajaran di bangku sekolah kurang bervariasi sehingga penyampaian materi masih bersifat konvensional. Hal ini juga berkaitan dengan teknologi, karena dengan teknologi metode pembelajaran akan bervariasi ditambah dengan kekreatifan pendidik dalam penyampaian materi seperti menggunakan alat peraga, visual dengan LCD atau TV maupun dengan audio. Berbicara tentang teknologi, maka tidak lepas dari sarana dan prasarana untuk menunjang pendidikan. Di Indonesia masih banyak sekolah-sekolah yang tidak layak digunakan untuk tempat menuntut ilmu. Belum lagi teman-teman kita yang ada di pelosok negeri ini yang rela berkorban mempertaruhkan diri demi menuntut ilmu, seperti menyebrang sungai ataupun melewati jembatan yang hanya menggunakan seutas tali.

Cara melakukan perubahan di bidang pendidikan yaitu memberi pelayanan pendidikan yang lebih baik. Pendidikan berkemajuan akan memberdayakan masyarakat dengan menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki menjadi bermanfaat. Manfaat lainnya adalah memajukan kehidupan masyarakat menjadi lebh berkualitas, lebih unggul, kreatif dan berdaya saing serta berkarakter.

Dari segi ekonomi, Indonesia sudah mengeluarkan program Kartu Indonesia Pintar yang diharapkan anak-anak yang berada di golongan kurang mampu bisa mengenyam bangku pendidikan dan bisa menyelesaikan wajib belajar 12 tahun. Di tingkat perguruan tinggi juga ada program Bidikmisi, jadi jangan berkecil hati jika kurang mampu, masih bisa meneruskan pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Mereka dapat bersekolah gratis yang bisa menjadikan pendidikan di Indonesia menjadi maju karena kualitas SDM di Indonesia yang semakin maju dan berkompeten dalam bidangnya.

Sarana dan prasarana pendidikan di Indonesia perlu mendapat perhatian agar proses menuntut ilmu dapat berlangsung aman dan nyaman. Konsep Nawa Cita dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) yang membangun ekonomi mulai dari pinggir atau wilayah terbelakang dan memprioritaskan salah satunya di program pendidikan. Langkah pemerintah ini sudah menaikan dana pendidikan sebesar 27%. Diharapkan nantinya wilayah terbelakang dapat menikmati proses belajar-mengajar yang aman dan nyaman. Dalam sistem penerimaan peserta didik yang baru, yaitu sistem zonasi. Diharapkan semua sekolah akan sama tidak ada yang seperti sekolah favorit sehingga standar pendidikan akan merata di semua daearah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyatakan bahwa sistem zonasi juga berdampak terhadap anggaran pendidikan di daerah. Jadi, tiap daerah dapat mengafirmasikan sekolah mana yang perlu dibantu dan kualitasnya bisa ditingkatkan.

Dengan demkian, perlu adanya peran pemerintah dalam mengatasi permasalahan pendidikan di Indonesia. Seperti di bidang ekonomi dengan adanya program Kartu Indonesia Pintar dan program Bidikmisi akan sangat membantu generasi penerus untuk dapat memperoleh pendidikan. Namun, perlu diperhatikan bahwa program Kartu Indonesia Pintar dan Bidikmisi harus tepat sasaran. Sarana dan prasarana dalam proses memperoleh pendidikan perlu ditingkatkan lagi agar mutu pembelajaran dapat meningkat, ditambah dengan para pendidik yang berkompeten akan menjamin mutu pendidikan di Indonesia semakin maju.

Sekolah harus menciptakan budaya belajar yaitu aktivitas yang menumbuhkan kebiasaan belajar interaktif dengan siswa terlibat dan termotivasi secara mendalam. Sekolah juga diharapkan dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara siswa, guru, keluarga, dan komunitas. Menciptakan sekolah dengan lingkungan yang aman dan nyaman. Sekolah bukan hanya mengajarkan hard skill saja, tetapi harus mengajarkan dan mengembangkan soft skill kepada siswa dengan membangun keberanian untuk bertanya dan menjawab, membangun optimisme daripada pesimisme dan membangun leadership. Semua didorong untuk maju, didukung dan ditantang untuk mengembangkan seluruh potensinya melalui berpikir kritis, berkomunikasi, bekerja sama, berkreativitas dan berkarakter sebagai pemimpin masa depan.


0 Response to "Esai tentang Pentingnya Pendidikan Berkemajuan di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel